Apa itu Mail Server?
A. Pengertian
Mail Server adalah sistem atau layanan yang berfungsi untuk mengirim, menerima, menyimpan, dan meneruskan email antar pengguna melalui jaringan internet atau jaringan internal perusahaan. Secara sederhana, mail server dapat diibaratkan seperti kantor pos digital. Saat kamu mengirim email, mail server akan memastikan pesan tersebut dikirim ke alamat tujuan yang benar. Ketika seseorang mengirim email kepadamu, mail server akan menerima pesan tersebut dan menyimpannya hingga kamu membukanya melalui aplikasi email seperti Gmail, Outlook, atau webmail.
Fungsi Utama Mail Server
- Mengelola pengiriman dan penerimaan email
- Menyimpan email pengguna dengan aman
- Menyaring spam dan email berbahaya
- Mendukung komunikasi resmi dan profesional, terutama dalam lingkungan bisnis
Protokol yang Umum Digunakan
- SMTP (Simple Mail Transfer Protocol): untuk mengirim email
- POP3 (Post Office Protocol 3) dan IMAP (Internet Message Access Protocol): untuk menerima dan mengelola email
B. Studi Kasus
Pada kesempatan kali ini, pengajar memberikan studi kasus untuk membuat domain mail secara manual yang dimana ketentuan untuk domain ini yaitu nomorteam.net karena saat ini penulis mendapat kesempatan pada team 15 sehingga nama domain yang digunakan yaitu team15.net. Disertakan juga topologi nya sebagai berikut :
Gambar Desain Topologi Mail Server
C. Konfigurasi
1. Langkah pertama lihat pada tabel IP Address pada server dengan perintah sebagai berikut nano /etc/network/interfaces yang dimana perintah ini berfungsi untuk melihat dan mengedit apabila terdapat penyesuaian IP Address pada server.
Gambar C.1 Isi dari file network interface
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA team15.net. root.team15.net. ( --> Sesuaikan dengan nama team
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS team15.net.
@ IN A 192.168.43.25
@ IN MX 10 mail.team15.net. --> Sesuaikan dengan nama team
mail IN A 192.168.43.25
Gambar C.2 Pengeditan file team15
3. Setelah selesai melakukan pengeditan file team15 lakukan pengeditan juga pada file yang berisikan oktet terakhir IP Address, lakukan pengeditan dengan struktur sebagai berikut :
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA team15.net. root.team15.net. ( --> Sesuaikan dengan nama team
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS team15.net.
25 IN PTR team15.net. --> Sesuaikan dengan nama team
25 IN PTR mail.team15.net.
Gambar C.3 Pengeditan file 25
4. Jika sudah lakukan perintah dig mail.team15.net (sesuaikan nama domain) untuk melakukan pengujian bahwa dua file sebelumnya yang sedang diedit apakah sudah berhasil atau belum.
Gambar C.4 Melakukan pengujian nama domain
5. Setelah melakukan pengujian menggunakan perintah dig lakukan pengujian nama domain juga dengan ping pada nama domain yang sudah dimodifikasi. Karena terdapat IP Address yang sebelumnya didaftarkan bersama nama domain, maka saat melakukan verifikasi ping, IP Address yang muncul adalah IP yang sebelumnya telah ditambahkan.
Gambar C.5 Melakukan pengujian nama domain dengan ping
6. Langkah selanjutnya install package aplikasi postfix dan dovecot dengan perintah sebagai berikut apt-get install postfix dovecot-pop3d dovecot-imapd > Do you want to continue? klik Y.
Gambar C.6 Menginstall Paket Postfix dan Dovecot
7. Setelah melakukan perintah seperti diatas maka akan dimulai untuk proses peng-installan nya, pada tampilan menu Genereal type of mail configuration pilih opsi Internet Site.
Gambar C.7 Pemilihan opsi configuration Internet Site
8. Masukkan nama domain sesuai ketentuan pada field System mail name, yang dimana nama domain nya yaitu mail.team15.net
Gambar C.8 Penulisan nama domain pada Postfix
9. Tunggu sampai proses instalasi selesai, dan lihat isi dari paket Postfix dengan perintah nano /etc/postfix/main.cf.
Gambar C.9 Isi file dari Postfix Main CF
10. Restart paket aplikasi Postfix dan Dovecot dengan perintah :
Postfix : /etc/init.d/postfix restart
Dovecot : /etc/init.d/dovecot restart
11. Jika sudah me-restart layanan paket, tambahkan user untuk melakukan uji percobaan mail server. Disini akan dibuat dua user yang dimana role nya untuk mengirim dan menerima mail. Buat terlebih dahulu user untuk mengirim email dengan perintah adduser.
12. Jika sudah selesai membuat user untuk menerima mail, buat pesan untuk pengirim mail dengan nama team atau disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Gunakan perintah adduser untuk menambahkan user baru, pastikan user baru tidak sama dengan user yang sebelumnya.
Gambar C.12 Menambahkan user (Team15hore) untuk mengirim pesan
D. Hasil Konfigurasi
a. Mengirim Pesan dari User Team15hore ke User Ina
Untuk melakukan uji percobaan pengiriman pesan ketikkan perintah telnet mailteam15.net 25 yang dimana port 25 disini yaitu berfungsi untuk mengirim email dari satu mail server ke mail server lain.
Gambar D.a.1 Melakukan Percobaan Mengirim Mail Server
b. Menerima Pesan dari User Ina ke User Team15hore
Untuk melakukan uji percobaan pengiriman pesan ketikkan perintah telnet mailteam15.net 110 yang dimana port 110 disini yaitu berfungsi untuk menerima email dari satu mail server ke mail server lain.
E. Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa konfigurasi Mail Server telah berhasil dilakukan, perlu diperhatikan jika terdapat kesalahan pada penulisan perintah akan terpengaruh pada berhasil atau tidaknya konfigurasi.















Komentar
Posting Komentar